Do your work. Let God do the magic.

 

Hari Rabu yang bertepatan hari libur seperti hari ini adalah salah satu hari kejepit nasional yang nanggung dan agak nyebelin ya. Walaupun tetap bersyukur karena masih diberikan tanggal merah hari ini, tapi buat sebagian orang, every day is a working day, kadang suka lupa kalau kalender ada merahnya. Well itulah kehidupan. Disinilah pentingnya passion dalam menjalani sebuah kegiatan alias bekerja.

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan passion? Saya membaca buku karya Rene Suhardono dan menurutnya, passion bukanlah sesuatu yang dapat Anda lakukan atau kerjakan dengan sangat baik, akan tetapi passion adalah apa yang Anda nikmati dan Anda suka ketika Anda melakukannya. Jadi belum tentu bidang yang kita kuasai adalah passion kita, passion sejati kita adalah dalam segala hal yang sangat kita sukai dan cintai ketika kita melakukannya.

Passion akan datang ketika kita mengambil tindakan besar untuk mempercepat proses manifestasi. Tanpa passion, proses melakukan tindakan akan terasa hambar. Beberapa orang bertanya kepada saya, yang mana yang harus saya cari terlebih dahulu? Tujuan saya? Ataukah passion saya? Bagi saya jelas, tujuan akan selalu menjadi hal pertama yang dicari dalam hidup kita. Bagaimanapun, tidak akan pernah mudah untuk bisa menemukan jawaban atas kedua pertanyaan ini.

Beberapa orang berhasil menemukan passion mereka terlebih dahulu dan kemudian menghubungkannya dengan tujuan hidup mereka. Sama seperti dalam proses Ikigai. Hal ini juga bagus, saya sebenarnya tidak peduli yang mana yang akan Anda temukan pertama kali, mau tujuan atau passion, selama Anda percaya dan Anda mengambil tindakan serta bekerja keras untuk mewujudkannya, hasilnya akan tetap sama. Take action. Act with passion. Do your work. Let God do the magic.

Share This:

Leave a comment

Author

dimas.s.lesmana@gmail.com
Please wait...

Subscribe to dee lesmana newsletter

Want to be notified when our article is published? Enter your email address and name below to be the first to know.